wedang uwuh bukan wedang sampah

Pertama kali saya mengetahui wedang uwuh justru dari spanduk di depan tempat penjual bubur kacang hijau. Belum sempat mencoba pada saat itu juga, jadinya saya malah penasaran sampai berhari-hari setelahnya. Apalagi ada kata ‘uwuh’ yang dalam bahasa Jawa berarti sampah. Otak saya pun jadi bertanya-tanya apakah wedang uwuh adalah minuman dari bahan-bahan sisa? Atau seperti apa?

Akhirnya penasaran saya itu terjawab secara tidak sengaja di suatu sore. Saat itu, saya sedang jalan-jalan ke Mirota Batik di kawasan Malioboro bersama seorang sahabat. Setelah membeli beberapa barang di toko itu, kami memutuskan untuk beristirahat sambil mengobrol di Oyot Godhong, sebuah lounge yang terletak di lantai tiga di toko tersebut.

Pertama melihat menu, mata saya langsung tertuju pada wedang uwuh Imogiri di situ. Tentu saja, saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk membayar rasa penasaran saya terhadap wedang uwuh.

Ternyata wedang uwuh adalah minuman khas dari Jogja, terutama dari daerah Imogiri. Wedang ini berwarna kemerahan, hampir mirip dengan jamu godhog. Mungkin karena isinya adalah rebusan air yang dicampur dengan gula batu, daun pala, rimpang jahe, serutan kayu manis, secang, daun jeruk, serai, dan batang cengkeh. Berbagai rempah yang dijadikan satu tersebut tampak seperti sampah yang berserakan di dapur, yang terlihat tidak berguna. Karena itulah, wedang tersebut dinamakan wedang uwuh.

Rasa wedang uwuh sangat nikmat, apalagi jika dinikmati di sore hari dengan cuaca yang mendung atau gerimis. Hal ini karena bahan-bahan di dalam wedang uwuh tersebut lebih banyak berfungsi untuk menghangatkan badan. Karena itulah, wedang uwuh juga berkhasiat untuk menyembuhkan batuk ringan, kecapekan, pegal-pegal, perut kembung dan masuk angin.

Selain nikmat dan sehat, harga wedang uwuh sangat terjangkau untuk kesehatan kantong kita. Untuk wedang uwuh dalam kemasan (tinggal seduh) biasanya dijual sekitar Rp 1.500,00 sedangkan segelas wedang uwuh yang saya nikmati tadi berharga Rp 4.000,00 (harga ini mungkin lebih murah di beberapa tempat lain yang menyediakan minuman ini).

Jadi, jika Anda ingin mencicipi sesuatu yang khas dari Jogja dan Anda bukan seseorang yang anti minuman tradisional, wedang uwuh sangat direkomendasikan untuk dicoba..!

One response to “wedang uwuh bukan wedang sampah

  1. “Wedang Uwuh Angkringan Jogja”

    Minuman ramuan tradisional terbuat dari 100% rempah alami yang sudah turun temurun sejak zaman Raja-raja Mataram.

    “Wedang Uwuh” merupakan minuman tradisional alami khas Jogjakarta yang terbuat dari rempah-rempah alami dengan aroma menyegarkan serta cita rasa rempah herbal unik & nikmat, juga kaya akan khasiat untuk kesehatan.

    Sejak zaman nenek moyang terdahulu, bahan ramuan “Wedang Uwuh” dipercaya dapat meringankan serta mencegah masuk angin & batuk ringan, melegakan tenggorokan, memperlancar peredaran darah, menghilangkan nyeri, capek, pegal, kembung dsb.

    Saat ini ramuan“Wedang Uwuh Angkringan Jogja” makin digemari & banyak dikonsumsi untuk menghangatkan badan, menjaga kebugaran serta vitalitas.

    Profil Angkringan Jogja

    Produsen “Wedang Uwuh“ bermerk ”Angkringan Jogja” minuman kesehatan Tradisional khas Jogjakarta yang terbuat dari bahan 100% rempah-rempah alami dikemas dengan Kantung Kertas Klasik berupa Sachet & Tas : Instan, Racikan, Celup & Sirup.

    Untuk pemesanan produk, kerjasama Distribusi & Agen di seluruh Indonesia hubungi :
    – 081392977979 ( Telkomsel )
    – 081904131899 ( XL )
    – 02747849189. ( Flexi )
    – 0101702747849189. ( Flexi untuk luar kota Jogja, tariff Rp 100,-/menit)

    Website :
    http://www.angkringan-jogja.com

    Email & FB :
    angkringan_jogjakarta@yahoo.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s