Gaya Maksimal dengan Budget yang Minimal

Salah satu prinsip berbelanja pakaian adalah mengeluarkan uang seminimal mungkin untuk gaya personal yang paling maksimal. Lantas, bagaimana jika budget kita terbatas sementara keinginan untuk berekspresi lewat cara berbusana kita sudah tidak tertahankan lagi? Tentu saja berburu fashion items second menjadi solusi yang pas !

Hah??!! Barang second? Yupz, barang-barang yang pernah dipakai oleh orang lain. Tempat berjualan barang second tidak melulu berada di pasar, sekarang sudah banyak toko maupun butik onlen yang menjual pakaian bekas. Meski judulnya adalah second alias bekas, jika kita pintar memilih dan memilahnya bukan tidak mungkin kita justru mendapatkan model pakaian atau barang-barang yang sangat sesuai dengan selera kita dengan kualitas yang masih bagus, dengan harga yang sangat miring.

Di beberapa tempat, barang-barangnya ditumpuk begitu saja di sebuah boks. Jadi, kita harus rela mengaduk-aduk boks tersebut demi mendapatkan pakaian yang kita inginkan. Karena itulah, tempat-tempat yang menjual barang second dikenal juga dengan sebutan awul-awul.

Di Jogja, pusat awul-awul berada di banyak tempat, seperti di Jakal km 5, Jln. Solo, dan Jl. Diponegoro. Khusus di Jakal, saya sudah beberapa kali ke sana. Hasilnya, saya selalu pulang dengan membawa belanjaan dan selalu mupeng dengan banyak barang yang membuat saya kembali lagi di lain waktu.

Meski berada di tepi jalan, toko pakaian bekas ini tidak terlalu ramai jika dibandingkan toko-toko pakaian, butik, maupun distro yang banyak bertebaran di sekitarnya. Hal ini tidak terlepas dari stereotip masyarakat yang berpendapat bahwa pakaian bekas adalah pakaian yang yang sudah lusuh dan ketinggalan mode. Padahal, jika kita cermat berburu, banyak pakaian bagus dan fashion items lainnya yang justru tidak dapat ditemukan di butik, mall, maupun pusat perbelanjaan lainnya. Khususnya bagi pecinta gaya vintage, toko-toko seperti ini sangat direkomendasikan.

Selain banyak pakaian unik, yang menarik dari fashion items second ini adalah harganya yang luar biasa miring karena berkisar antara Rp 5.000,00 sampai Rp 55.000,00 saja, bahkan kebanyakan barang-barangnya justru seharga lima ribu sampai lima belas ribu rupiah. Untuk jaket bermotif etnik, bolero bermotif bunga, dan sleeveless blouse berwarna peach, masing-masing bisa saya dapatkan hanya dengan lima ribu rupiah. Sebuah little black dress bisa dibeli seharga lima belas ribu rupiah. Kemeja untuk kuliah, pakaian kantor, dan rok, bisa ditebus dengan uang berwana ungu alias mulai sepuluh ribu rupiah. Dan yang paling membuat saya surprise adalah adanya dress vintage yang selama ini saya cari dan belum pernah saya temukan di mall, yang dijual seharga tiga puluh ribu rupiah. Wow.

Catatan berburu barang second :

  • Harus sabar.

Sediakan waktu sebanyak mungkin saat berburu barang second. Karena memilih barang second perlu kecermatan yang tinggi agar bisa menemukan barang-barang yang unik dan sesuai keinginan.

  • Teliti.

Seperti halnya berburu barang diskon maupun barang-barang yang baru, ketelitian mutlak diperlukan. Kadang, kondisi barang second tidak seratus persen oke, seperti kancing yang terlepas atau resleting yang sedikit macet. Namun jika kita memang menyukai barang itu dan kerusakan kecil tersebut sekiranya bisa dikompromikan atau sangat mungkin diperbaiki sendiri tanpa mengeluarkan dana tambahan yang berlebih, saya anjurkan lebih baik ambil barang tersebut daripada menyesal nanti. Ingat, fashion items second yang dijual biasanya sulit ditemukan kembarannya di toko lain.

  • Bertanya.

Seringlah bertanya pada teman yang mempunyai hobi serupa dengan kita, siapa tahu teman kita bisa memberikan referensi tempat-tempat lain yang barang-barangnya tak kalah menarik.

  • Tawar saja !

Ada barang unik tetapi uang di dompet sudah tipis? Jangan ragu menawar karena harga miring fashion items second lebih bisa dikompromikan. Apalagi, jika sebelumnya kita sudah membeli barang di toko yang sama, diskon tambahan sangat mungkin diusahakan.

  • Cuci dulu.

Selain banyak kuman jahat yang menempel pada pakaian yang belum dicuci, noda dan bau apek sering dijumpai pada baju-baju bekas. Jadi sebelum dipakai, fashion items second sangat dianjurkan untuk dicuci terlebih dahulu agar bersih dan terlihat fresh saat dikenakan.

  • Yang tak kalah penting setelah berburu barang bekas, jangan lupa cuci tangan dan kaki kita agar kuman tidak menempel lama dan membuat tubuh kita gatal-gatal.
  • Have a fun huntingπŸ˜‰

One response to “Gaya Maksimal dengan Budget yang Minimal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s