Nyasar ke Air Terjun Bidadari

Jalanan yang curam, namun pemandangan asri dengan sederetan bukit dan sawah menghijau adalah pemandangan yang akan kita temui sepanjang jalan menuju kawasan air terjun Curug Bidadari. Dipadu dengan udaranya yang masih segar membuat kita berharap lukisan mewah Sang Pencipta akan segera hadir di depan mata.

DSC_0704[1]

Pemandangan seperti ini yang akan menyapa kita saat memasuki kawasan wisata Air Terjun Bidadari, Bojongkoneng, Bogor.

Air terjun Curug Bidadari merupakan air terjun setinggi 40 meter yang berlokasi di Desa Bojongkoneng, Sentul City, Bogor, Jawa Barat. Obyek wisata ini juga dikenal dengan sebutan Air Terjun Curug 2 atau Air Terjun Bojongkoneng.

DSC_0740[1]

saya, menuju air terjun

Harapan menemukan kawasan air terjun yang berlimpah air, bersatu dengan alam, dan benar-benar masih alami ternyata meleset. Sebab, kawasan ini telah mengalami perombakan di sana-sini, termasuk adanya batuan buatan berukuran besar dan jembatan yang menghubungkan lokasi air terjun dan kolam air di depannya. Berada di kawasan Sentul Paradise Park, saya melihat kawasan ini seperti waterpark yang sengaja dibangun mendompleng air terjun. Ide bisnis yang luar biasa, bukan? Mengingat air di kawasan ini masih sangat jernih, segar, dan dingin karena berasal dari hutan lindung di ketinggian 486 meter dpl.

DSC_0751[1]

Tebing buatan di sekitar air terjun.

Di sekitar air terjun, ada kolam air yang bisa dipakai anak-anak berenang. Air terjun dan kolam ini dihubungan dengan jembatan semen berwarna coklat. Sebuah perosotan berputar-putar ala waterpark dibangun di pojok kolam, semakin memanjakan pengunjung yang ingin bermain-main dengan segarnya air pegunungan.

DSC_0755[1]

Waterpark dan deretan saung di depan lokasi air terjun. Kok malah bikin kelihatan nggak alami lagi, ya?

Selain kolam renang, kawasan air terjun ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Seperti,  deretan tempat makan, saung-saung yang sengaja disewakan dengan tarif 50 ribu rupiah per dua jam, warung-warung yang menjual pakaian ganti, penyedia jasa foto langsung jadi, arena bermain flying fox, musholla, dan toilet.

DSC_0760[1]

Kawasan Air Terjun Bidadari, dilihat dari area parkir motor. Tampak pula spot bermain flying fox.

Bagaimana ke sana dan berapa?

Kita harus membelah kawasan perumahan elit dan padang golf Sentul City, sebelum akhirnya mendaki bukit menuju lokasi air terjun Curug Bidadari. Lokasinya cukup mudah dijangkau, mengingat di sepanjang jalan terdapat banyak papan penunjuk arah menuju kawasan ini.

Dari Belanova, saya memilih naik ojek  dengan biaya 45 ribu rupiah. Kemahalan? Iya. Tujuan awal saya adalah Jungle Land dengan tarif yang disepakati sebesar 25 ribu rupiah. Namun, karena taman bermain ini ternyata tutup selama Ramadhan, maka saya dan teman-teman memutuskan memperpanjang jasa si tukang ojek dengan “tersesat” ke lokasi lain, yaitu air terjun Curug 2 ini.

Kenapa kami bertiga tidak naik taksi saja? Menurut ilmu perekonomian, naik taksi akan lebih ngirit di kantong kami. Tapi apa daya, deretan taksi Blue Bird yang mangkal di depan mall Belanova justru memasang tampang “tidak butuh uang”. Mereka berdalih, menuju Jungle Land merupakan bagian tukang ojek, bukan taksi. Lhah, padahal kalau kita sudah naik ke dalam taksi, siapa juga yang tahu tujuan kita kemana, kan? Selain itu, kalau pun si sopir taksi mau mengantar kami, mereka menetapkan tarif 70 ribu rupiah dan menolak memakai argo. Wow! Baru kali ini saya melihat kelakuan sopir taksi biru yang katanya sudah punya reputasi malah berani memakai tarif borongan.

DSC_0797[1]

Kondisi jalanan menuju Air Terjun Bidadari, Bojongkoneng.

Lokasi air terjun tak begitu jauh dari Jungle Land. Sekitar 15 menit dengan jalanan beraspal yang berliku, kami sampai di pintu gerbang Sentul Paradise. Tiket masuk ke kawasan ini dipatok dengan harga 25 ribu rupiah di kala weekend.

Menuju lokasi air terjun, kami harus menuruni jalanan yang cukup curam. Aspalnya tak begitu halus seperti sebelumnya, beberapa di antaranya justru berlubang di sana-sini dengan kerikil-kerikil berserakan.

Saran saya, lebih baik menggunakan kendaraan pribadi. Tempat ini menyediakan lahan parkir bagi motor maupun mobil. Jasa ojek hanya mangkal di pintu gerbang saat kita membeli tiket masuk tadi. Untuk menuju ke sana dari air terjun, butuh jalan kaki sekitar 3km. Harga ojek di sini suka tidak masuk akal, jadi berhati-hatilah.

DSC_0811[1]

Terima kasih pada supir truk yang telah memberi tumpangannya ke kami ^^

Sebelum pulang, ojek yang mengantar kami berpesan harga ojek menuju Belanova dari kawasan ini berkisar 25 ribu rupiah. Jangan pernah mau jika tukang ojek memasang harga lebih dari itu. Karena berbekal pesan itu, maka kami kaget saat tukang ojek di gerbang masuk memasang tarif 50 ribu rupiah dengan mimik muka belagu. Dengan muka-muka kelelahan karena jalan kaki, sementara ujung jalan besar masih jauh, akhirnya kami memutar akal. Sempat mau nebeng mobil polisi yang kebetulan ada di kawasan tersebut. Namun, niat itu urung, ketika kami melihat mobil truk dari kejauhan. Ya, kami akhirnya nebeng truk pasir menuju jalan besar ! Begitu si supir truk setuju kami tebengi, kami langsung naik ke bak belakang, dengan diiringi tatapan syok dari si tukang ojek belagu.

Berhitung biaya “nyasar”

DSC_0818[1]

tas punggung dan beragam tiket di perjalanan kali ini

Jakarta – Bogor dengan Commuter Line : Rp 4.500

Stasiun Bogor ke terminal Botani, dengan angkot 03 : Rp 3.000

Terminal Botani ke Belanova, dengan bus Trans Pakuan : Rp 5.000

Belanova ke kawasan air terjun, dengan ojek : Rp 45.000

Tiket masuk kawasan Air Terjun Bidadari : Rp 25.000

Air terjun Bidadari ke perempatan Bojongkoneng, naik truk pasir dan jalan kaki : free

Perempatan Bojongkoneng ke Belanova, dengan ojek : Rp 20.000

Belanova ke Botani, dengan Trans Pakuan : Rp 5.000

Botani ke Stasiun Bogor, dengan angkot 03 : Rp 3.000

Bogor ke Jakarta, dengan Commuter Line : Rp 4.500

Total biaya : Rp 115.000

15 responses to “Nyasar ke Air Terjun Bidadari

  1. haloo. mau nanya, brarti kalo mau ke jungleland, kita hrs ke belanova dlu ya? ruteku pun sama mau naik commuterline dari jakarta. dari belanova ke jungleland jauh ya? taxi ga mau krn apa? krn terlalu deket apa terlalu jauh. duuhh pdhal bluebird yaa, jd kesel bayanginnya huhu.
    aku ada rencana mau ke jungleland juga akhir bulan ini, in shaa Allah. nice post, btw. thanks ya🙂

    • Haloo.. Iya, itu setauku rute paling gampang klo kita buta Bogor dan mengandalkan transportasi umum hehehe.. Taksinya emang suka jual mahal, alasannya sih krna sudah ada “pembagian jatah rute” dg tukang ojek. Padahal kan, klo kita udh masuk taksi ya siapa jg yg tau kita mau kemana. Klo rame2 mending tetep naik taksi aja, klo perlu bilang ke sopir taksi klo perusahaan taksi manapun kan nggak ada aturan nolak pelanggan. Apalagi, dr Belanova ke Jungleland nggak dilalui angkot atau sejenisnya. Tp klo sendirian, ojek jg nggak masalah kok mbak, tarifnya sktr 25 ribu. Saran lagi, klo dr Jakarta bareng lbh dr 5 orang, mendingan naik mobil aja. Rute ke sana lbh deket dr tol Jakarta-Bogor. Lebih hemat juga itung-itungannya.

      • iya sih, emg paling enak ya lsg naik mobil aja. aku rencananya sm pacarku dan kita emg suka punya momen ‘berpetualang’ ceritanya haha. Jadi kekeuh pengennya naik kereta hehe. kita liat minggu depan deh gmn jdnya. thanks for your info yaa🙂

      • kalo menurut saya sih mendingan sewa angkot aja , saya pernah dari jakarta juga , dari stasiun lebih memilih sewa angkot .. jauh lebih muruh .. persekali jalan antara 50-70rb sj

  2. Kalo aku rumahnya di cipambuan pinggir SICC , jadi naek motor ajja ,, cuma ± 40 menit nyampeee🙂

    • Lokasinya sblm gn.pancar ya…… mhn denah lengkapnya dunk setelah belanova…..trus ke mana lg…

  3. lbh seru ngeteng klo jln” dr pd bawa mobil sendiri…
    jd banyak pengalaman untuk d ceritain
    klo mau jln” lg boleh ikut dong

    • sama2 mba/mas semuanya yg sdh komen.. trma kasih sdh mampir dan baca, smg bermanfaat🙂
      iya hobi travelling, tp msh skala kecil2 an😀

  4. salam…..masih inget gak pril..denahnya setelah jungeland..trus ke mana aja..coz rencana mau bw mbl pribadi..

    • Maaf mas, saya lupa2 inget. Cuma inget sktr 2-3 km stlh Jungleland. Dari jungle masih lurus aja ikutin jalanan ke perkampungan di sblh atas. Banyak petunjuknya kok mas, apalagi nanti klo udh deket tempatnya ada billboard gede ttg air terjun ini di sblh kanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s