Ketika Rambut Bisa Memberi Harapan

Logo_shave_for_hope

Saya bukan penderita kanker. Di keluarga saya juga tidak ada riwayat kanker. Alhamdulillah. Tapi saya tahu, melalui apa yang saya lihat dan saya jumpai selama ini, menghadapi kanker bukanlah suatu perkara yang mudah, baik bagi para penderitanya maupun keluarga mereka. Saya tidak pernah bisa membayangkan penderitaan yang mereka alami, apalagi jika mereka masih berusia belia. Sebab, anak-anak seharusnya tertawa dan bermain dengan ceria, bukannya menghabiskan waktu mereka di rumah sakit dengan berbagai tindakan medis yang menyakitkan. Saya sendiri pun takut. Ya, saya takut pada kanker yang bisa dengan cepat merenggut hidup seseorang, memutar balikkannya hingga 360 derajat dalam hitungan detik. Saya tidak sanggup membayangkan jika itu terjadi pada diri saya atau orang-orang yang saya cintai.

Kepedulian kita pada sesama yang mengidap kanker bisa ditunjukkan dengan berbagai cara. Kali ini, saya memilih mengikuti Shave For Hope 2013 di Gandaria City, Jakarta (15/9). Ini pertama kalinya saya ikut berpartisipasi, setelah sebelumnya hanya membaca aksi serupa melalui media massa. Apa yang saya lakukan ini memang tidak seberapa, tapi bagi saya ini adalah salah satu kampanye positif untuk menyampaikan dukungan pada anak-anak penderita kanker, terutama yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Shave for Hope merupakan aksi sosial bagi anak-anak tersebut. Di acara ini, rambut para peserta (disebut social angel) akan dipotong pendek, botak bagi laki-laki dan botak atau minimal dipotong 10 cm bagi perempuan. Satu peserta bernilai Rp 100 ribu, sedangkan rambut yang dipotong boleh dibawa pulang atau disumbangkan untuk kemudian dijual dan hasilnya disumbangkan ke anak-anak penderita kanker di RS Dharmais.

Begitu mendapat info acara itu, saya memilih mendaftar secara online di website resmi kampanye ini, yaitu www.shaveforhope.com. Email balasan yang dikirim tinggal saya print dan dibawa saat registrasi ulang pada hari H. Bagi yang tidak sempat mendaftar online, ternyata bisa juga daftar on the spot pada saat acara berlangsung. Nantinya, setelah potong rambut, para peserta akan mendapatkan sertifikat partisipasi dan satu paket merchandise, berupa gelang, majalah, block notes, bolpoint, dan beberapa voucher.

Lupakan soal apa yang akan anda dapat setelah berpartisipasi, namanya juga aksi sosial, yang terpenting adalah apa yang bisa kita lakukan untuk membantu sesama. Rasanya sangat senang melihat banyak orang berkumpul dan mendukung acara itu. Target 2.000 peserta di Jakarta pun sanggup dipenuhi dengan mudahnya. Bahkan, selebriti Eddy Brokoli pun merelakan rambut kribonya dicukur habis dan dilelang seharga 190 juta rupiah. Wow ! Jika ditotal dengan rangkaian kampanye yang tahun ini juga berlangsung di Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, Shave For Hope 2013 mampu mengumpulkan dana hampir 800 juta rupiah (belum termasuk penjualan rambut para shavee).

Bagi sebagian orang, memotong rambut jadi pendek bukanlah hal yang mudah. Saya sendiri mengalaminya karena rambut panjang seolah sudah menjadi identitas saya selama 20 tahunan ini. Untuk menebalkan niat, satu hal yang selalu saya yakini adalah rambut Β kita bisa tumbuh lagi meski dipotong pendek. Tapi, anak-anak itu? Jangankan menikmati rambut panjang tergerai dengan indahnya, mereka justru kehilangan helai demi helai rambut setiap harinya karena penyakit yang menggerogoti tubuh mereka. Stay strong, kids ! You’re such trully fighters, though everything’s never be the same again.

Meski demikian, dukungan terhadap program ini tidak hanya bisa dilakukan lewat acara potong rambut saja. Bagi yang masih sayang dengan mahkotanya tapi ingin membantu anak-anak tersebut, di acara itu juga ada booth donor dan penjualan merchandise, seperti kaos dan buku, yang hasilnya akan disumbangkan untuk membantu pengobatan anak-anak penderita kanker.

Because kids should be smiling in their childhood time, not suffering and fighting against cancer, will u guys join this campaign next year?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s